iTime.id — Tulungagung 25 Oktober 2026 . Media sosial sedang ramai membahas kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tulungagung yang dikabarkan menggunakan anggaran APBD sebesar Rp50 juta untuk kegiatan studi referensi ke Wonosobo, Jawa Tengah, pada 19–21 Oktober 2026. Informasi ini menjadi sorotan tajam setelah unggahan terkait kegiatan tersebut tersebar luas di media sosial.
Berdasarkan informasi yang beredar, kegiatan yang diberi nama studi referensi tersebut mayoritas diisi dengan agenda wisata alam dan kuliner. Foto-foto yang beredar menunjukkan para peserta tampak berfoto dan beraktivitas di lokasi wisata, memicu pertanyaan publik mengenai urgensi dan efektivitas penggunaan dana publik untuk kegiatan tersebut.
Warga mempertanyakan apakah kegiatan ini benar-benar esensial untuk peningkatan kapasitas organisasi, atau sekadar perjalanan dinas yang dibalut nama resmi namun lebih condong ke arah rekreasi. Anggaran Rp50 juta yang bersumber dari APBD tentu adalah uang rakyat yang seharusnya digunakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang rinci dari pihak DWP Tulungagung maupun Pemerintah Kabupaten Tulungagung terkait rincian penggunaan anggaran tersebut. Masyarakat berharap adanya penjelasan yang transparan dan rinci agar kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah tetap terjaga.
Penting untuk dicatat bahwa informasi ini masih berkembang. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak menyikapi informasi yang beredar, menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait, dan tidak menyebarkan narasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Kejelasan dari pihak berwenang sangat dinantikan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih luas.
(Reina)
