iTime.id – Jakarta 6 November 2026 .Ratusan massa yang tergabung dalam Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) menggelar aksi Seribu Lilin di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).
Aksi yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut juga diwarnai dengan pembagian bunga mawar merah dan putih kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto menyusul mencuatnya dugaan kasus penyadapan yang disebut-sebut melibatkan petinggi kepolisian.
Direktur Eksekutif Nasional LPI, Akhrom Saleh, menyampaikan bahwa aksi tersebut menjadi simbol dukungan moral kepada Presiden sekaligus harapan agar persoalan yang berkembang dapat ditangani secara serius.
Menurut Akhrom, penanganan dugaan penyadapan harus mengedepankan prinsip independensi, keterbukaan, dan objektivitas sehingga masyarakat memperoleh kejelasan berdasarkan fakta dan hasil penyelidikan.
Dalam pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu melakukan long march menuju Mabes Polri. Setelah menyampaikan orasi, massa membagikan bunga mawar merah dan putih, kemudian menyalakan lilin yang dilanjutkan dengan doa bersama.
Penyalaan lilin tersebut menjadi simbol harapan agar proses penanganan dugaan kasus penyadapan dapat berjalan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebelumnya, muncul pemberitaan mengenai tiga jenderal polisi yang dikabarkan menjalani proses penyidikan terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo. Presiden disebut mendukung langkah Polri untuk mengusut persoalan tersebut secara objektif.
Aksi LPI ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum perlu dijaga melalui proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan tidak tebang pilih.
Masyarakat tentu berharap setiap persoalan dapat diselesaikan berdasarkan bukti dan fakta hukum, bukan sekadar opini maupun spekulasi yang berkembang di ruang publik.
iTime.id – Salam Satu Pena.
(Reina)
