Itime. MOSKOW – Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kelin, mengatakan ‘payung nuklir’ Inggris tidak akan memberikan keamanan tambahan kepada anggota NATO lainnya di Eropa. Peringatan itu muncul seiring upaya pengembangan penangkal nuklir sendiri di Eropa.
Rabu (18/2/2026)
Diskusi tentang pengembangan penangkal nuklir sendiri di benua Eropa telah meningkat setelah pengumuman Gedung Putih bahwa Amerika Serikat akan mengurangi komitmen keamanannya kepada sekutu-sekutu Eropanya, sambil fokus pada pertahanan tanah air dan membendung China.
Tahun lalu, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan ia ingin negaranya dilindungi oleh ‘payung nuklir’ Inggris dan Prancis, yang merupakan satu-satunya dua negara NATO Eropa yang memiliki senjata tersebut.
Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengumumkan pada bulan Januari bahwa pembicaraan tentang perlindungan serupa telah berlangsung antara Stockholm dan London.
(red)
