Itime. Kebumen –Sejumlah wali siswa SMAN 1 Pejagoan menyampaikan keberatan terkait biaya Outing Class sebesar Rp1 juta per siswa. Kegiatan yang dilaksanakan pada 1 April 2026 dengan tujuan Semarang dan Yogyakarta tersebut dinilai memberatkan serta menimbulkan pertanyaan terkait transparansi penggunaan dana.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, kebijakan ini oleh sebagian wali siswa dinilai kurang sejalan dengan semangat efisiensi biaya pendidikan.
“Ini Terlalu Berat, Kami Dipaksa Keadaan”
MA, salah satu wali siswa, mengungkapkan bahwa biaya tersebut cukup membebani orang tua.
“Kami ini bukan menolak kegiatan, tapi jangan sampai memberatkan. Rp1 juta itu besar bagi kami,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti Outing Class dapat dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi seluruh wali siswa.
Transparansi Jadi Sorotan Wali Siswa
Selain nominal biaya, sejumlah wali siswa juga menyoroti perlunya keterbukaan terkait rincian penggunaan dana kegiatan.
DN, wali siswa lainnya, menyampaikan bahwa informasi yang diterima masih belum rinci.
“Kami berharap ada penjelasan yang lebih terbuka mengenai penggunaan dana tersebut,” katanya.
Hal ini memunculkan harapan agar pengelolaan kegiatan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Dinilai Perlu Evaluasi Kebijakan
Sejumlah wali siswa menilai kebijakan tersebut perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan beban tambahan bagi orang tua.
Mereka berharap kegiatan sekolah tetap dapat berjalan dengan mempertimbangkan prinsip keterjangkauan dan kebersamaan.
Harapan Pengawasan dari Pihak Terkait
RU, wali siswa lainnya, berharap adanya perhatian dari pihak terkait terhadap persoalan ini.
“Kami berharap ada evaluasi agar ke depan lebih baik dan tidak memberatkan,” ujarnya.
Ia juga mendorong adanya pengawasan agar pelaksanaan kegiatan sekolah berjalan sesuai ketentuan.
Pihak Sekolah Belum Memberikan Klarifikasi
Upaya konfirmasi yang dilakukan tim media kepada pihak sekolah belum membuahkan hasil. Kepala sekolah, Siti Aisyah Nurhayati, disebut sedang menerima tamu saat hendak ditemui.
Setelah menunggu hampir 30 menit tanpa kepastian, tim media memutuskan meninggalkan lokasi.
Outing Class dan Tantangan Keterjangkauan
Kegiatan Outing Class pada dasarnya bertujuan menambah wawasan siswa di luar lingkungan sekolah. Namun, pelaksanaannya diharapkan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi orang tua agar tidak menimbulkan beban.
Berita ini disusun berdasarkan keterangan sejumlah wali siswa.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi resmi.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan akan memperbarui berita apabila terdapat pernyataan resmi dari pihak terkait.
(SND)
