ITime.id .Salatiga – 14 Juli 2026 Kisah mengharukan datang dari proses rekrutmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Seorang anak yatim piatu berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI AD setelah dinyatakan lulus seleksi tanpa dipungut biaya apa pun.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik pungutan liar. Meski berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan tanpa didampingi kedua orang tua, semangat, kerja keras, serta kemampuan yang dimiliki mampu mengantarkan peserta tersebut meraih impiannya.
TNI AD selama ini terus menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan prajurit tidak dipungut biaya. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang karena kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta.
Kisah anak yatim piatu yang berhasil lolos menjadi prajurit ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Dengan tekad yang kuat, disiplin, dan persiapan yang matang, setiap putra-putri bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi kepada negara melalui TNI AD.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi para calon peserta lainnya agar terus berjuang meraih cita-cita tanpa menyerah pada keterbatasan. Semangat pantang menyerah dan kejujuran menjadi modal utama dalam menggapai masa depan yang lebih baik sekaligus mengabdi kepada bangsa dan negara.
(Reina)
