ITime. Id.Bangkalan, Jawa Timur – 31 Juli 2026 .Kondisi memprihatinkan dunia pendidikan kembali menjadi sorotan setelah sejumlah ruang belajar di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dilaporkan ambruk akibat bangunan yang sudah tua dan lapuk. Ironisnya, kerusakan tersebut disebut telah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum mendapat penanganan maupun perbaikan secara menyeluruh.
Akibat ambruknya ruang kelas, kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan dengan berbagai keterbatasan. Sebagian siswa harus belajar secara berdesakan di ruang kelas lain, sementara sebagian lainnya memanfaatkan teras maupun ruangan yang masih dianggap aman agar proses pendidikan tetap berjalan.
Pihak sekolah mengaku telah berulang kali mengusulkan perbaikan kepada instansi terkait. Namun, hingga kini kondisi bangunan yang rusak belum juga mendapatkan rehabilitasi, sehingga kekhawatiran terhadap keselamatan siswa dan tenaga pendidik terus meningkat.
Sejumlah orang tua siswa juga mulai resah. Mereka berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi sekolah tersebut. Menurut mereka, anak-anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan layak.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pemerataan pembangunan sektor pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kualitas pembelajaran, tetapi juga kondisi infrastruktur sekolah. Bangunan yang telah lapuk dan berisiko roboh harus menjadi prioritas untuk diperbaiki agar tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengalokasikan anggaran rehabilitasi sehingga para siswa di Bangkalan dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman. Pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa yang harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
(Reina)
