Itime. Id. MADINAH, Sabtu 8 Agustus 2026 – Cuaca panas yang menyengat di Kota Madinah tidak menyurutkan semangat jamaah umrah Safina Asalam untuk menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Para jamaah tetap terlihat antusias mengikuti berbagai kegiatan ibadah, termasuk beribadah di Masjid Nabawi dan melaksanakan ziarah ke makam Rasulullah SAW.
Berdasarkan laporan awak media Indonesian Time dari Madinah, jamaah Safina Asalam menunjukkan semangat dan kekompakan meski harus menjalani aktivitas di tengah kondisi cuaca yang sangat panas. Suhu di Madinah pada periode Agustus memang dapat mencapai lebih dari 40 derajat Celsius, sementara sejumlah prakiraan cuaca untuk Agustus 2026 menunjukkan suhu maksimum sekitar 41–45 derajat Celsius.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah. Namun, rasa syukur karena dapat berada di Tanah Suci menjadi motivasi tersendiri untuk tetap menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Sejak pagi, jamaah Safina Asalam terpantau antusias mengikuti bimbingan ibadah bersama Ustaz Roni dan H. Emma selaku bagian dari panitia Safina Asalam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan jamaah memahami dan menjalankan rangkaian ibadah sesuai dengan tuntunan yang telah diberikan.
Salah seorang jamaah Safina Asalam mengungkapkan rasa syukurnya dapat beribadah di Madinah meskipun harus menghadapi cuaca panas.
«“Kami bersyukur bisa berada di sini. Panas Madinah tidak sebanding dengan nikmat bisa beribadah dekat makam Rasulullah SAW,” ujar salah seorang jamaah.»
Semangat jamaah juga terlihat ketika mereka menjalankan ibadah di Masjid Nabawi. Kekompakan rombongan menjadi perhatian tersendiri selama kegiatan berlangsung.
Pimpinan rombongan, H. Emma bersama rekan Nafisah, turut mengapresiasi kekompakan seluruh jamaah Safina Asalam yang tetap bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan.
“Kami mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh jamaah. Mudah-mudahan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar sampai selesai,” demikian harapan rombongan.
Cuaca panas tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh para jamaah. Jamaah diimbau menjaga kondisi fisik, mencukupi kebutuhan cairan, tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh menurun, serta mengikuti arahan pembimbing dan petugas selama berada di Tanah Suci.
Bagi jamaah Safina Asalam, perjalanan ibadah bukan sekadar menghadapi kondisi cuaca, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesabaran, kebersamaan, dan kekhusyukan dalam beribadah.
Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berlangsung lancar hingga jamaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.
Semoga seluruh jamaah Safina Asalam diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta memperoleh predikat umrah yang mabrur dan penuh keberkahan.
Reporter: Sabir
Madinah/Makkah – iTime.id
