ITime.id .Jayapura —9Agustus 2026 . Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Jayapura, Papua.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab munculnya keluhan kesehatan setelah sejumlah penerima manfaat menyantap makanan dari program MBG. Pemeriksaan dilakukan dengan menelusuri seluruh rangkaian proses, mulai dari pengolahan bahan makanan, proses memasak, pengemasan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.
BGN juga berkoordinasi dengan pihak terkait di daerah, termasuk tenaga kesehatan dan instansi pemerintah setempat, guna memperoleh informasi serta memastikan kondisi para penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan.
Penyelidikan menjadi bagian penting untuk memastikan standar keamanan dan kualitas makanan dalam program MBG tetap terpenuhi. Setiap makanan yang disalurkan kepada masyarakat diharapkan memenuhi ketentuan kebersihan, keamanan pangan, serta standar gizi yang telah ditetapkan.
BGN menegaskan bahwa dugaan kejadian keracunan tersebut akan ditangani secara serius. Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok penerima manfaat lainnya. Karena menyangkut kesehatan masyarakat dalam jumlah besar, aspek keamanan pangan menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaannya.
Masyarakat juga diimbau tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan dan penyelidikan resmi disampaikan. Informasi mengenai penyebab pasti kejadian akan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
BGN memastikan proses evaluasi terus dilakukan sebagai upaya memperkuat pengawasan pelaksanaan program MBG, termasuk memastikan makanan yang diterima masyarakat aman, layak konsumsi, dan memenuhi standar yang telah ditentukan.
(Reina)
