ITime.id .Ngawi –9 Agustus 2026 . Membangun komunikasi yang dekat dan terbuka tidak hanya dilakukan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K , M.Si., bersama masyarakat.
Kepedulian yang sama juga ditunjukkan Kapolres Ngawi kepada seluruh personel internal melalui program PIRING NGAWI (Piluhat & Silaturahmi Rombongan Ngumpul ing Ngawi).
Mengusung semangat “Srawung Ramah, Nyawiji ing Rasa”, kegiatan PIRING NGAWI oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., dan pejabat utama, yang meluangkan waktu untuk makan siang bersama sekaligus mendengarkan berbagai cerita, masukan, maupun curhatan dari anggota.
Jika selama ini jajaran Polres Ngawi hadir untuk mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti Curhat Kamtibmas, Warung Kompas Presisi, Pojok Kamtibmas, maka PIRING NGAWI menjadi ruang bagi pimpinan untuk mendengarkan suara dari dalam, khususnya terkait pelaksanaan tugas, dinamika di lapangan, maupun hal-hal yang menjadi perhatian anggota.
Pada kesempatan kali ini, kegiatan yang dilaksanakan di teras samping kantor diikuti personel dari Sikum, Sium, Si TIK, Si Humas, Sidokkes, Siwas, dan Si Keu serta anggota Sipropram Polres Ngawi
Dalam suasana santai tanpa sekat, pimpinan dan anggota duduk bersama, menikmati makan siang sekaligus berbagi cerita, dengan dan santai dan penuh keakraban.
Kapolres Ngawi mengatakan, komunikasi yang baik antara pimpinan dan anggota menjadi salah satu kunci dalam menciptakan suasana kerja yang sehat, solid, dan penuh kebersamaan.
“Kalau kita ingin selalu hadir dan mendengarkan masyarakat, tentu kita juga harus mau mendengarkan anggota kita sendiri. PIRING NGAWI ini bukan sekadar makan bersama, tetapi menjadi ruang untuk srawung, berdiskusi, menyampaikan masukan dan mencari solusi bersama,” ujar AKBP Prayoga, saat dikonfirmasi media Minggu (9/8/2026)
Menurutnya, setiap anggota memiliki pengalaman, cerita, dan persoalan yang berbeda dalam menjalankan tugas.
Karena itu, pimpinan perlu membuka ruang komunikasi yang lebih dekat agar berbagai persoalan dapat diketahui sejak dini dan dicarikan jalan keluarnya secara bersama-sama.
“Saya ingin anggota merasa nyaman menyampaikan apa yang dirasakan. Tidak harus selalu dalam suasana formal. Kadang, sambil makan dan ngobrol santai justru muncul komunikasi yang lebih terbuka. Kita nyawiji ing rasa, saling memahami, dan saling menguatkan,” tambahnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa kebersamaan bukan hanya tentang kedekatan secara personal, tetapi menjadi energi untuk memperkuat soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
Melalui PIRING NGAWI, Polres Ngawi terus membangun budaya organisasi yang terbuka, humanis dan komunikatif.
Sebab, ketika pimpinan dan anggota saling mendengar dan memahami, akan tumbuh rasa memiliki, kekompakan, serta semangat bersama dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Selain makan bersama, mendengarkan curhatan mulai dari PHL, ASN dan anggota Polri, Kapolres Ngawi juga membagikan rezeki untuk personel yang bisa menjawab pertanyaan dari Pimpinan.
(Ipung/Dim)
