ITime.id .SEMARANG – 31 Agustus 2026 .Festival Kirab Gelar Budaya di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah, berlangsung meriah dan lancar pada Minggu (30/8/2026). Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi ajang pelestarian seni dan budaya sekaligus ungkapan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan.
Kirab budaya tersebut menampilkan beragam atraksi dan kreativitas masyarakat. Peserta mengenakan berbagai kostum karnaval dan pakaian adat, serta menampilkan kesenian yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Salah satu pemandangan menarik dalam kegiatan tersebut adalah sejumlah warga yang membawa burung hantu saat mengikuti iring-iringan kirab.
Tidak hanya menampilkan kostum dan kesenian, kemeriahan festival juga ditandai dengan diaraknya 14 gunungan hasil pertanian. Gunungan tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus menggambarkan semangat kebersamaan warga dalam menjaga tradisi yang telah berkembang di lingkungan mereka.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan kirab. Ribuan peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, sementara warga lainnya turut menyaksikan kemeriahan dari sepanjang jalur yang dilalui rombongan.
Festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki makna sosial dan budaya yang kuat. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.
Di tengah perkembangan zaman, pelaksanaan kirab budaya juga dinilai penting untuk memperkenalkan seni dan tradisi kepada generasi muda. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, berbagai kesenian dan budaya lokal dapat terus dikenal serta diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kehadiran ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan besarnya semangat warga dalam menjaga budaya. Tradisi tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi terus dihidupkan melalui kegiatan bersama yang dikemas secara kreatif.
Festival Kirab Gelar Budaya di Kecamatan Mijen pun berlangsung dalam suasana meriah dan kondusif. Selain menjadi bentuk rasa syukur, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya Indonesia akan tetap lestari apabila terus dirawat melalui kebersamaan dan partisipasi masyarakat.
(Reina)
