iTime.id – Kesehatan Salatiga 6 November 2026 .Masyarakat Indonesia sejak dahulu mengenal berbagai tanaman herbal yang dimanfaatkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh. Salah satunya adalah buah mengkudu atau yang sering disebut buah pace.
Buah yang memiliki aroma dan rasa khas ini dikenal dalam pengobatan tradisional. Tidak hanya buahnya, beberapa bagian tanaman mengkudu juga telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan ramuan herbal.
Mengkudu (Morinda citrifolia) diketahui mengandung sejumlah senyawa alami, di antaranya flavonoid, senyawa fenolik, serta berbagai komponen bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan dalam penelitian laboratorium.
Potensi Manfaat Buah Mengkudu
Beberapa potensi manfaat mengkudu yang menarik untuk diketahui antara lain:
- Mengandung antioksidan. Senyawa antioksidan berperan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Mendukung kesehatan tubuh. Kandungan senyawa bioaktifnya sedang diteliti terkait aktivitas dan fungsi sistem kekebalan tubuh.
- Berpotensi mendukung kesehatan jantung. Sejumlah penelitian awal mengamati kemungkinan pengaruh mengkudu terhadap tekanan darah dan profil lemak darah, meskipun bukti klinisnya masih terbatas.
- Memiliki potensi aktivitas antiinflamasi. Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan adanya senyawa mengkudu yang berpotensi membantu mengendalikan proses peradangan.
Bagaimana dengan Rebusan Buah Mengkudu?
Dalam kebiasaan tradisional, buah mengkudu kerap diolah menjadi minuman herbal, termasuk dengan cara direbus menggunakan air.
Namun, perlu dipahami bahwa belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk memastikan bahwa air rebusan buah mengkudu dapat menyembuhkan penyakit tertentu. Kandungan zat aktifnya juga dapat berubah bergantung pada tingkat kematangan buah dan cara pengolahannya.
Tetap Perhatikan Keamanan
Meski berasal dari tanaman alami, bukan berarti semua ramuan herbal aman dikonsumsi tanpa batas.
Pusat Nasional Kesehatan Komplementer dan Integratif Amerika Serikat (NCCIH) menyampaikan bahwa bukti manfaat mengkudu pada manusia masih terbatas. Terdapat pula laporan gangguan hati pada sebagian orang yang mengonsumsi produk mengkudu, meskipun hubungan sebab-akibatnya belum dipastikan.
Mengkudu juga mengandung kalium. Karena itu, penderita gangguan ginjal, orang yang harus membatasi asupan kalium, serta mereka yang mengonsumsi obat tekanan darah atau obat tertentu perlu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.
Ibu hamil dan menyusui juga sebaiknya menghindari penggunaan mengkudu sebagai ramuan pengobatan tanpa saran dokter.
Bijak Memanfaatkan Tanaman Herbal
Kekayaan tanaman herbal Indonesia merupakan potensi alam yang patut dikenal dan dipelajari. Namun, pemanfaatannya harus tetap berdasarkan informasi yang benar dan pertimbangan medis.
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada klaim yang menyebut rebusan mengkudu mampu menyembuhkan diabetes, hipertensi, kanker, maupun penyakit berat lainnya.
Menjaga kesehatan tetap membutuhkan pola makan seimbang, aktivitas fisik, istirahat cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Sehat bukan sekadar mengandalkan ramuan tradisional, melainkan juga membangun kebiasaan hidup sehat dan bijak dalam memilih pengobatan.
iTime.id (Reina )
