iTime.id –Salatiga 7 November 2026 . Sebanyak 75 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memeriahkan Festival Kuliner yang digelar di Pasar Rejosari atau yang dikenal masyarakat sebagai Pasar Sapi Salatiga, pada 5–8 November 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Salatiga untuk memperkenalkan kembali pasar rakyat kepada masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal dalam mempromosikan produk unggulan, khususnya aneka kuliner khas Kota Salatiga.
Festival Kuliner secara resmi dibuka oleh Wali Kota Salatiga, Dr. Robby Hernawan, Sp.OG. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkenalkan dua inovasi daerah, yakni Si Pasar Resik (Strategi Integrasi Pengelolaan Pasar Rakyat) dan RESTART (Rejosari SMART Tematik Market).
Si Pasar Resik merupakan inovasi pengelolaan pasar berbasis digital yang mengintegrasikan promosi serta pengembangan ekosistem pasar rakyat di Kota Salatiga. Sementara RESTART menjadi terobosan untuk merevitalisasi Pasar Rejosari menjadi pasar tematik yang lebih modern, terintegrasi, dan memiliki daya tarik tersendiri.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Agung Pitoyo, AP., MM., menjelaskan bahwa Pasar Rejosari merupakan satu dari 14 pasar yang berada di wilayah Kota Salatiga.
Menurutnya, pasar rakyat memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Karena itu, Festival Kuliner diharapkan tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi sekaligus membangun ekosistem perdagangan yang lebih aktif dan produktif.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pasar rakyat, khususnya Pasar Rejosari, sekaligus menjembatani pelaku UMKM untuk menampilkan beragam cita rasa kuliner yang selama ini dikenal dan menjadi ciri khas Kota Salatiga,” jelas Agung Pitoyo.
Selain menghadirkan berbagai produk kuliner dari puluhan pelaku UMKM, festival tersebut juga dimeriahkan dengan beragam penampilan seni dan budaya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik berkunjung ke Pasar Rejosari. Dengan meningkatnya kunjungan, peluang pemasaran produk UMKM lokal diharapkan semakin terbuka dan mampu memberikan dampak positif bagi pendapatan para pedagang.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Dr. Robby Hernawan, menyampaikan bahwa Festival Kuliner Salatiga merupakan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan berupaya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pelaku usaha lokal agar produk mereka semakin dikenal dan memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas.
Festival ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghidupkan kembali pasar rakyat, memperkuat UMKM, serta menjadikan Pasar Rejosari sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi, kuliner, dan wisata belanja di Kota Salatiga.
(REI a)
