ITime.id .Jakarta –7 Agustus 2026 . Fenomena langit langka berupa Gerhana Matahari Total akan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Peristiwa ini menjadi salah satu fenomena astronomi yang paling dinantikan karena hanya wilayah tertentu di dunia yang dapat menyaksikan fase gerhana total.
Secara global, gerhana dimulai sekitar 15.35 UTC, mencapai puncak sekitar 17.47 UTC, dan berakhir sekitar 19.59 UTC. Jika dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB/UTC+7), jadwalnya adalah:
- Mulai gerhana: 22.35 WIB
- Puncak gerhana: 00.47 WIB (13 Agustus 2026)
- Gerhana berakhir: 02.59 WIB (13 Agustus 2026)
Namun, karena saat itu Indonesia sedang berada pada waktu malam, gerhana tidak dapat disaksikan dari wilayah Indonesia.
Jalur totalitas gerhana akan melintasi Greenland, Islandia, sebagian Portugal, Spanyol, serta wilayah Arktik. Sementara sejumlah negara di Amerika Utara, Eropa, dan Afrika bagian barat hanya akan menyaksikan gerhana sebagian.
Fenomena ini juga bertepatan dengan fase Bulan Baru dan puncak hujan meteor Perseid, sehingga menjadikan 12 Agustus 2026 sebagai salah satu hari paling menarik bagi para pengamat astronomi di dunia.
Bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti peristiwa ini, disarankan menyaksikan siaran langsung yang biasanya disediakan oleh lembaga antariksa atau observatorium internasional melalui platform digital.
Meski tidak terlihat dari Indonesia, Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tetap menjadi momen penting dalam kalender astronomi dunia dan diperkirakan menarik perhatian jutaan pengamat langit dari berbagai negara.
(Reina)
