ITime.id .KENDAL – 11 Agustus 2026 .Rencana pembukaan rute penyeberangan melalui Pelabuhan Kendal pada Agustus 2026 harus kembali tertunda. Kondisi kolam pelabuhan dinilai belum aman untuk aktivitas sandar kapal sehingga rencana operasional belum dapat direalisasikan.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi alur pelayaran menuju pelabuhan. Meskipun upaya pengerukan pasir telah dilakukan, operator kapal masih menilai kondisi alur belum memenuhi standar kelayakan untuk mendukung kegiatan pelayaran secara aman.
Kondisi tersebut membuat rencana pembukaan rute penyeberangan yang sebelumnya ditargetkan berlangsung pada Agustus harus dibatalkan atau ditunda.
Keamanan menjadi pertimbangan utama bagi operator kapal sebelum memutuskan untuk menjalankan kembali layanan penyeberangan. Kondisi kolam pelabuhan yang belum dianggap aman untuk bersandar membuat kapal belum dapat beroperasi secara optimal.
Pengerukan pasir memang telah dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi alur pelayaran. Namun, hasil pengerukan tersebut dinilai belum cukup untuk menjamin kelancaran dan keamanan kapal ketika keluar-masuk maupun saat melakukan aktivitas sandar.
Penundaan ini tentu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang berharap Pelabuhan Kendal dapat kembali menjadi salah satu jalur transportasi laut yang mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi.
Ke depan, diperlukan penanganan lebih lanjut terhadap kondisi alur dan kolam pelabuhan agar memenuhi aspek keselamatan pelayaran. Dengan kondisi yang lebih aman dan layak, pembukaan kembali rute penyeberangan diharapkan dapat direalisasikan.
Pelabuhan Kendal pun masih harus menunggu hingga kondisi alur pelayaran benar-benar dinyatakan layak sebelum kembali melayani rute penyeberangan.
(Reina)
