ITime.id SEMARANG –27 Agustus 2026 .Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menjadi perhatian karena lokasinya berada di kawasan lereng Gunung Telomoyo.
Bangunan koperasi tersebut berdiri di lingkungan RT 02/RW 10 Dusun Sepakung Wetan, dengan ketinggian sekitar 950 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasi ini berada di kawasan pedesaan yang masih asri, dikelilingi lahan pertanian dan memiliki panorama Gunung Telomoyo sebagai latar belakang.
Pemilihan lokasi tersebut ternyata bukan dilakukan secara sembarangan. Penentuan tempat dilakukan melalui musyawarah desa khusus, kemudian dilanjutkan dengan survei terhadap sejumlah titik yang dinilai potensial.
Dari hasil survei, lokasi di lereng utara Gunung Telomoyo dinilai paling sesuai untuk pembangunan KDMP Sepakung.
Bukan Sekadar Tempat Koperasi
Posisi koperasi yang berada di kawasan dengan udara sejuk dan pemandangan pegunungan membuat fungsinya dirancang lebih luas. Selain menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat desa, KDMP Sepakung juga diproyeksikan sebagai tempat persinggahan atau rest area bagi wisatawan.
Lokasinya cukup strategis karena berada di antara sejumlah jalur menuju kawasan wisata, termasuk Danau Rawa Pening, Puncak Telomoyo dan Kopeng. Kondisi tersebut membuka peluang agar aktivitas koperasi ikut terhubung dengan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Dengan konsep tersebut, keberadaan KDMP diharapkan tidak hanya melayani kebutuhan warga, tetapi juga dapat menjadi titik yang mendukung pergerakan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
Potensi Ekonomi Warga
Kawasan Sepakung dikenal memiliki aktivitas pertanian yang cukup kuat. Di sekitar bangunan koperasi terlihat lahan pertanian, termasuk tanaman kubis bunga dan persawahan.
Kondisi ini memberikan peluang bagi koperasi untuk menjadi bagian dari rantai ekonomi masyarakat, terutama dalam membantu pemasaran dan pengembangan produk lokal.
Keberadaan KDMP di kawasan wisata juga dapat memberikan kesempatan bagi warga untuk mengembangkan usaha pendukung, seperti kuliner, produk pertanian, oleh-oleh, hingga layanan bagi wisatawan.
Dengan demikian, pemilihan lokasi di lereng Gunung Telomoyo bukan semata karena pemandangannya. Faktor hasil musyawarah desa, kondisi lingkungan, akses menuju sejumlah destinasi wisata serta potensi ekonomi masyarakat menjadi pertimbangan utama.
Ke depan, KDMP Sepakung diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus titik persinggahan yang memberikan manfaat bagi warga dan wisatawan yang melintas di kawasan tersebut.
(Reina)
