iTime.id – SOLO 7 November 2026 .Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadiri perhelatan Royal Wedding atau Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2026) malam.
Kehadiran kedua tokoh nasional tersebut menjadi perhatian dalam resepsi pernikahan agung yang mempertemukan keluarga besar Pura Mangkunegaran dengan keluarga pemilik perusahaan transportasi Rosalia Indah.
Jokowi hadir didampingi sang istri, Iriana Jokowi. Sementara Gibran datang bersama istrinya, Selvi Ananda. Turut hadir pula putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, bersama istrinya, Erina Gudono, serta putri mereka.
Setibanya di Pura Mangkunegaran, Gibran terlebih dahulu mengisi buku tamu. Rombongan keluarga kemudian menuju area Paringgitan dan disambut langsung oleh KGPAA Mangkunegara X.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi dan Iriana turut memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dan KPH FX Adimas Rosdian.
Jokowi bahkan terlihat mengantre untuk bersalaman dan berfoto bersama kedua mempelai. Ia menyampaikan doa agar pasangan pengantin senantiasa diberikan kebahagiaan dalam membangun rumah tangga.
“Selamat berbahagia, semoga Gusti Sura dan Mas Dimas sakinah mawadah warohmah sampai akhir hayat,” ujar Jokowi.
Sementara itu, Gibran juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta keluarga kedua mempelai senantiasa diberikan kebaikan.
Royal Wedding atau Dhaup Ageng ini menjadi salah satu perhelatan penting keluarga Pura Mangkunegaran. Selain memiliki nilai kekeluargaan, acara tersebut juga memperlihatkan kekayaan tradisi dan budaya Jawa yang terus dijaga sebagai bagian dari warisan sejarah Solo.
Rangkaian Dhaup Ageng berlanjut pada Sabtu (7/11/2026), dengan agenda kirab pengantin yang dijadwalkan melintasi sejumlah jalan protokol Kota Solo, dilanjutkan resepsi kedua.
Kehadiran sejumlah tokoh nasional dalam perhelatan tersebut turut menambah perhatian masyarakat terhadap salah satu agenda budaya dan keluarga besar Mangkunegaran tersebut.
(Reina)
