Itime. OGAN ILIR — Dugaan praktik penimbunan minyak kelapa sawit mentah (CPO) ilegal mencuat di wilayah Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sebuah gudang yang berlokasi di Desa Payakabung disebut-sebut beroperasi secara terbuka tanpa adanya penindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gudang tersebut diduga milik seorang berinisial ST. Lokasinya yang berada di tepi Jalan Letnan Mukhtar Saleh membuat aktivitas keluar-masuk kendaraan, khususnya mobil tangki pengangkut CPO, terlihat jelas oleh masyarakat.
Sejumlah warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas di gudang tersebut berlangsung rutin, baik pada siang maupun malam hari. Dalam sepekan, aktivitas bongkar muat bahkan disebut terjadi hingga dua kali dengan volume dalam jumlah besar.
“Biasanya ramai siang sampai malam. Mobil tangki keluar masuk. Dalam satu minggu bisa dua kali putaran, dan jumlahnya besar,” ujar salah satu warga, Minggu (29/3/2026).

Warga juga menduga minyak CPO yang ditampung berasal dari sumber ilegal. Setelah dikumpulkan, minyak tersebut kemudian didistribusikan kembali sesuai pesanan pihak tertentu yang diduga merupakan perusahaan.
“Minyaknya ditampung dulu, lalu dijual lagi sesuai pesanan. Jumlahnya tidak sedikit,” ungkap warga lainnya.
Meski aktivitas tersebut disebut telah berlangsung cukup lama dan terlihat secara kasat mata, warga menilai belum ada tindakan tegas dari aparat terkait. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran terhadap praktik yang berpotensi melanggar hukum tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait dugaan aktivitas gudang CPO ilegal tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan, memastikan legalitas usaha, serta menindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran.
Kasus ini menambah daftar persoalan distribusi dan penampungan CPO ilegal di wilayah Sumatera Selatan yang kerap menjadi sorotan publik. Transparansi dan ketegasan aparat dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: Rhm
