Itime. Semarang – Aksi kriminal jalanan kembali menggemparkan warga Kota Semarang. Seorang perempuan menjadi korban pembegalan brutal di Jalan Halmahera Raya pada Minggu (5/4/2026) pagi. Korban mengalami luka parah setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh dua orang pelaku.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak berangkat ke gereja dan menunggu rekannya yang akan menjemput di depan rumah. Namun secara tiba-tiba, dua pelaku yang berboncengan sepeda motor mendekat dan langsung mencoba merampas barang bawaan milik rekan korban.
Melihat rekannya dalam bahaya, korban spontan memberikan pertolongan. Sayangnya, aksi nekat tersebut justru berujung petaka. Pelaku yang diduga telah mempersiapkan senjata tajam langsung menyerang korban secara membabi buta.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka sayatan serius di bagian wajah dan tangan. Berdasarkan informasi medis, korban harus mendapatkan total 17 jahitan, terdiri dari 15 jahitan di bagian dahi dan 2 jahitan di pipi. Selain itu, jari tangan korban juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
Usai melukai korban, pelaku berhasil membawa kabur sejumlah uang dari dalam dompet korban. Dompet tersebut kemudian dibuang di tengah jalan saat pelaku melarikan diri.
Warga sekitar yang mendengar teriakan korban sempat berusaha mengejar pelaku. Namun, kedua pelaku berhasil kabur dengan kecepatan tinggi menggunakan sepeda motor.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka fisik yang cukup serius serta trauma yang dialaminya. Sementara itu, kasus ini menambah daftar panjang aksi kejahatan jalanan di Kota Semarang yang meresahkan masyarakat.
Pihak kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku guna memberikan rasa aman bagi warga.
(Totok)

