
ITime.id – 12 November 2025 .Siapa sangka ampas tahu yang sering dianggap limbah ternyata menyimpan potensi luar biasa bagi dunia peternakan. Di berbagai daerah, terutama di pedesaan, ampas tahu kini dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena kandungan gizinya yang tinggi dan harga yang terjangkau.
Ampas tahu merupakan sisa hasil produksi tahu yang berasal dari kacang kedelai. Meski sering dibuang begitu saja, ampas ini ternyata masih mengandung protein nabati, serat kasar, lemak, serta beberapa vitamin dan mineral penting. Kandungan nutrisinya inilah yang membuat banyak peternak menjadikannya sebagai bahan pakan tambahan bagi sapi, kambing, ayam, hingga ikan.
Menurut beberapa peternak di wilayah Jawa Tengah, penggunaan ampas tahu dapat membantu menekan biaya pakan hingga 30 persen. “Ampas tahu mudah didapat, murah, dan ternak kami tetap sehat. Bahkan bobot sapi lebih cepat naik,” ungkap Suyono, peternak sapi asal Salatiga.
Selain murah, ampas tahu juga ramah lingkungan karena membantu mengurangi limbah dari industri tahu. Dengan pengolahan sederhana seperti fermentasi, nilai gizi ampas tahu bisa meningkat, serta lebih tahan disimpan dalam waktu lama.
Para ahli peternakan pun menyarankan agar ampas tahu tidak diberikan dalam keadaan mentah secara berlebihan, sebab kadar airnya yang tinggi dapat memicu cepatnya pembusukan. Pengeringan atau pencampuran dengan bahan lain seperti dedak padi dan hijauan segar menjadi solusi agar pakan lebih awet dan seimbang gizinya.
Pemanfaatan ampas tahu sebagai pakan ternak bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju peternakan berkelanjutan. Dengan inovasi sederhana ini, limbah tahu yang dulu terbuang kini berubah menjadi sumber energi bagi hewan ternak — sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Reina
