Itime.id. BANYUASIN – Sejumlah warga Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, menyuarakan tuntutan agar menara telekomunikasi milik PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) yang berdiri di dekat kawasan permukiman segera dibongkar. Warga menilai keberadaan menara tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam beberapa kesempatan kepada pemerintah desa dan pihak terkait. Mereka berharap tuntutan tersebut mendapat perhatian serius mengingat lokasi menara dinilai terlalu dekat dengan rumah-rumah penduduk.
Menurut sejumlah warga, kekhawatiran utama bukan hanya terkait keberadaan konstruksi menara yang menjulang tinggi, tetapi juga potensi risiko apabila terjadi cuaca ekstrem, seperti angin kencang atau bencana lainnya yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.
“Kami meminta pemerintah dan perusahaan mempertimbangkan kembali keberadaan tower ini. Keselamatan warga harus menjadi prioritas. Jangan sampai baru ada tindakan setelah terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar salah seorang warga.
Selain faktor keselamatan, warga juga mengaku merasa kurang nyaman karena keberadaan menara berada di tengah kawasan permukiman yang padat penduduk. Mereka berharap perusahaan dapat mencari lokasi lain yang dinilai lebih aman dan jauh dari pemukiman.
Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama instansi teknis untuk melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi menara guna memastikan seluruh aspek perizinan, standar keamanan konstruksi, serta kesesuaiannya dengan ketentuan tata ruang dan jarak aman dari permukiman.
Mereka juga meminta PT Dayamitra Telekomunikasi membuka ruang dialog dengan masyarakat agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka dan mengedepankan kepentingan bersama.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PT Dayamitra Telekomunikasi maupun pemerintah daerah terkait tuntutan warga tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak perusahaan dan instansi terkait untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai status perizinan, aspek keselamatan, serta tindak lanjut atas aspirasi masyarakat.
Reporter:Rhm
