Itime.id. Johor, Malasya, PANTEKOSTA POS, WARTAWAN : YUNI WINATA, Suasana penuh sukacita dan hadirat Tuhan mewarnai Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) malam kedua yang dipimpin oleh Pdt. Humisar Anggiat Sianturi, M.Th. bersama Tim Suara Percepatan Injil di Community Church Calvari Pelangi Indah, Johor, Malaysia. Ibadah yang berada dalam penggembalaan Pastor Johanes tersebut dihadiri hampir 100 orang yang datang dengan kerinduan untuk mengalami lawatan Tuhan melalui firman, pujian, dan penyembahan.
Ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh Worship Leader dari jemaat setempat. Jemaat terlihat begitu antusias mengangkat pujian kepada Tuhan. Suasana penyembahan yang penuh hikmat mempersiapkan hati setiap orang untuk menerima firman Tuhan yang disampaikan pada malam itu.
Pelayanan ini merupakan bagian dari misi Suara Percepatan Injil, yang terdiri dari Pdt. Dr. Chemuel Watulingas bersama istri Yuni Winata, Pdt. Dr. Benny Leong, serta Pdt. Humisar Anggiat Sianturi, M.Th. Tim ini memiliki kerinduan untuk membangun pelayanan misi lintas budaya yang berfokus pada pelaksanaan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus sebagaimana tertulis dalam Matius 28:19-20. Melalui pelayanan di berbagai daerah dan negara, tim ini terus mendorong gereja untuk memberitakan Injil, memperlengkapi para pemimpin, dan membangun tubuh Kristus.
Sebelum KKR malam kedua dilaksanakan, pada malam pertama Tim Suara Percepatan Injil mengadakan seminar bertajuk “Kepemimpinan yang Berdampak dengan Berfokus kepada Yesus.” Seminar sesi pertama disampaikan oleh Pdt. Humisar Anggiat Sianturi, M.Th., sedangkan sesi kedua dibawakan oleh Pdt. Dr. Chemuel Watulingas. Seminar tersebut memberikan penekanan bahwa kepemimpinan Kristen yang sejati tidak dibangun atas ambisi pribadi, melainkan berpusat kepada Kristus sebagai teladan utama dalam melayani.
Dalam KKR malam kedua, Pdt. Humisar Anggiat Sianturi menyampaikan firman Tuhan dengan tema “Kepemimpinan yang Dibina, Kehidupan yang Berdampak,” yang diangkat dari Mazmur 133:2. Dalam khotbahnya, beliau menjelaskan bahwa ayat tersebut lahir dari perjalanan bangsa Israel yang diajar untuk hidup dalam persaudaraan, kesatuan, dan kasih. Menurutnya, Tuhan berkenan mencurahkan berkat ketika umat-Nya hidup rukun dan berjalan bersama dalam tujuan yang sama.
“Kita semua adalah saudara. Rahasia mendapatkan berkat Tuhan adalah ketika kita duduk bersama, membangun kebersamaan, saling menghormati, dan berjalan dalam kesatuan,” ungkap Pdt. Humisar kepada jemaat. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin yang dibentuk Tuhan akan menghasilkan kehidupan yang berdampak, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.
Firman Tuhan yang disampaikan mendapat respons yang sangat baik dari jemaat. Banyak peserta tampak tersentuh dan diteguhkan untuk hidup dalam kesatuan serta menjadi pemimpin yang melayani dengan kasih. Momen doa bersama menjadi salah satu bagian yang menguatkan, ketika jemaat menyerahkan kembali kehidupan dan pelayanannya kepada Tuhan.
Melalui rangkaian pelayanan ini, Tim Suara Percepatan Injil berharap semakin banyak gereja dibangkitkan untuk mengerjakan Amanat Agung melalui kepemimpinan yang berintegritas, hidup dalam persaudaraan, serta memiliki hati bagi misi lintas budaya. KKR di Community Church Calvari Pelangi Indah menjadi salah satu bukti bahwa Tuhan terus bekerja membangun umat-Nya, mempersatukan hati orang percaya, dan mempersiapkan para pemimpin yang membawa dampak bagi gereja, bangsa, dan dunia demi kemuliaan nama Yesus Kristus.
(Tim)
