ITime.id .Jakarta –5 Agustus 2026 . Fenomena gerhana Matahari yang akan terjadi pada 12 Agustus 2026 menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinantikan tahun ini. Jalur gerhana Matahari total diperkirakan melintasi sejumlah wilayah di belahan Bumi utara, menjadikan beberapa negara sebagai lokasi terbaik untuk menikmati pemandangan langit yang langka tersebut.
Beberapa lokasi yang diprediksi menjadi titik pengamatan terbaik antara lain Greenland, Islandia, Samudra Arktik, serta wilayah utara Spanyol. Di kawasan tersebut, pengamat berpeluang menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan selama beberapa menit, menghadirkan suasana siang yang berubah menjadi gelap dan memperlihatkan korona Matahari.
Selain itu, sebagian wilayah Eropa seperti Portugal, Prancis, Italia, dan Inggris diperkirakan dapat menyaksikan gerhana Matahari sebagian dengan tingkat penutupan yang bervariasi. Ribuan wisatawan dan pecinta astronomi diperkirakan akan memadati lokasi-lokasi terbaik untuk mengabadikan momen langka tersebut.
Sementara itu, Indonesia tidak berada di jalur gerhana Matahari total. Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia hanya berpeluang mengamati gerhana Matahari sebagian dengan besaran yang berbeda, bergantung pada lokasi masing-masing.
Para astronom mengingatkan masyarakat untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung khusus. Penggunaan kacamata gerhana berstandar internasional atau metode proyeksi sangat dianjurkan agar mata tetap aman selama proses pengamatan.
Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu fenomena astronomi paling menarik tahun ini dan diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap ilmu pengetahuan, khususnya di bidang astronomi.
(Reina)
