ITime.id .JAKARTA – 22 Agustus 2026 .Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik. Potongan video dan narasi di media sosial yang mengaitkan program MBG dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ramai diperbincangkan warganet.
Perbincangan tersebut mencuat setelah Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Gedung MPR/DPR, Jakarta, pada 14 Agustus 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program MBG. Ia menyatakan program tersebut akan dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan dan efisiensi.
“Saya bertekad teruskan program MBG. Tapi dengan perbaikan, dengan efisiensi,” demikian pernyataan Prabowo yang dimuat dalam keterangan resmi pemerintah.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan di media sosial. Sejumlah unggahan bahkan memberikan narasi bahwa MBG merupakan program yang berasal dari pemerintahan Jokowi.
Namun, perlu dicermati bahwa naskah pidato resmi Presiden Prabowo tidak menyebut MBG sebagai program Jokowi. Dalam pidato tersebut, Prabowo justru menekankan pentingnya keberlanjutan program MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan gizi dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Dalam pelaksanaannya, program tersebut terus diperluas dan menjadi salah satu agenda utama pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Menariknya, dalam Sidang Tahunan MPR 2026, sejumlah penerima manfaat MBG juga hadir secara langsung. Salah satunya Christina Beno, siswi kelas VI asal Merauke, Papua Selatan, yang diperkenalkan Presiden Prabowo kepada para peserta sidang.
Viralnya potongan video dan narasi mengenai MBG dan Jokowi pun menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap program tersebut. Masyarakat diimbau melihat pernyataan secara utuh dan membandingkannya dengan sumber resmi agar tidak terjebak informasi yang dipotong atau diberi narasi berbeda.
Dengan demikian, yang terkonfirmasi dari pidato Presiden Prabowo adalah komitmen untuk meneruskan MBG dengan perbaikan dan efisiensi, bukan pernyataan bahwa MBG merupakan program Jokowi.
(Reina)
