ITime..id.BANGKALAN —23 Agustus 2026 .Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian masyarakat. Di tengah berbagai pro dan kontra yang muncul, dukungan terhadap program tersebut juga datang dari kelompok masyarakat pekerja, termasuk tukang becak, buruh, hingga sopir di Kabupaten Bangkalan, Madura.
Kelompok masyarakat tersebut disebut menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Mereka menilai program tersebut memiliki manfaat langsung, terutama bagi anak-anak sekolah dan keluarga yang membutuhkan.
Seruan dukungan itu muncul dengan membawa pesan sederhana, yakni kebutuhan anak-anak terhadap makanan bergizi. Bagi sebagian orang tua, keberadaan program MBG dinilai dapat membantu memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan yang lebih baik selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Bahkan, muncul pernyataan bahwa sejumlah tukang becak, buruh dan sopir dari Bangkalan siap berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan dukungan mereka terhadap program tersebut.
“Anak kami butuh MBG,” menjadi salah satu pesan yang menggambarkan harapan masyarakat agar program makan bergizi tetap berjalan dan terus diperbaiki.
Bagi masyarakat pekerja dengan penghasilan terbatas, program bantuan pangan untuk anak sekolah dinilai memiliki arti penting. Selain membantu kebutuhan makanan anak, program tersebut juga diharapkan dapat mendukung kesehatan dan konsentrasi siswa selama belajar.
Meski demikian, dukungan terhadap MBG juga diiringi harapan agar pelaksanaannya semakin baik. Masyarakat berharap kualitas makanan, kebersihan, distribusi, serta pengawasan program terus diperkuat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak penerima.
Rencana kelompok masyarakat Bangkalan untuk menyampaikan aspirasi ke Jakarta pun menjadi gambaran bahwa program MBG tidak hanya menjadi pembahasan di tingkat pemerintah, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.
Ke depan, masyarakat berharap program MBG dapat terus dievaluasi dan disempurnakan. Dengan demikian, tujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak Indonesia dapat terlaksana secara tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan.
(Reina)
