iTime.id .JAKARTA –1September 2026 . Masyarakat suku Dayak, khususnya yang tinggal di wilayah pedalaman, mendapat perhatian khusus terkait kesempatan untuk menjadi prajurit TNI maupun anggota Polri. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat adat untuk mengabdi kepada negara.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keberadaan tato adat yang melekat pada sebagian masyarakat Dayak. Tato bagi masyarakat Dayak bukan sekadar hiasan tubuh, melainkan bagian dari tradisi dan identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Karena itu, keberadaan tato adat tidak semestinya langsung menjadi penghalang bagi masyarakat Dayak untuk mengikuti proses seleksi TNI maupun Polri, sepanjang memenuhi persyaratan dan ketentuan lain yang telah ditetapkan.
Selain persoalan tato, kondisi geografis dan kehidupan masyarakat di pedalaman juga menjadi perhatian. Sebagian anak muda Dayak yang tinggal jauh dari pusat kota menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan, fasilitas olahraga, informasi rekrutmen, hingga pembinaan fisik.
Pemberian kesempatan yang lebih proporsional diharapkan dapat membuat proses rekrutmen TNI dan Polri semakin menjangkau masyarakat dari berbagai daerah, termasuk komunitas adat yang selama ini berada di wilayah terpencil.
Kebijakan tersebut juga dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat Dayak. Dengan terbukanya kesempatan menjadi prajurit TNI atau anggota Polri, generasi muda Dayak dapat ikut berperan langsung dalam menjaga keamanan, pertahanan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di sisi lain, kebijakan afirmatif tetap perlu disertai dengan standar seleksi yang jelas. Kemudahan yang diberikan bukan berarti menghilangkan seluruh persyaratan, melainkan menyesuaikan hal-hal tertentu dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat adat tanpa mengurangi prinsip profesionalisme.
Langkah tersebut diharapkan menjadi bentuk penghargaan terhadap keberagaman Indonesia sekaligus membuka peluang yang lebih adil bagi putra-putri Dayak dari pedalaman untuk mengabdikan diri melalui institusi TNI maupun Polri.
(Reina)
