ITime.id . Gowa.16 September 2026 .Fenomena menarik terjadi di kawasan Sungai Jane Barang yang mengalami penyusutan debit air hingga sebagian alirannya mengering akibat kemarau panjang.
Kondisi tersebut tidak hanya menjadi perhatian warga sekitar, tetapi juga dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata sementara. Sejumlah masyarakat mulai berdatangan untuk melihat kondisi sungai yang biasanya dipenuhi air, namun kini berubah akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Di tengah kondisi sungai yang mengering, aktivitas warga juga terlihat memanfaatkan keberadaan rakit sebagai sarana penyeberangan. Rakit tersebut mulai beroperasi untuk membantu masyarakat memotong rute menuju kawasan di seberang sungai.
Bagi warga, keberadaan rakit menjadi alternatif transportasi yang cukup membantu, terutama bagi mereka yang ingin memperpendek jarak perjalanan dibandingkan harus mengambil jalur darat yang lebih jauh.
Fenomena ini sekaligus memperlihatkan bagaimana perubahan kondisi alam dapat memunculkan aktivitas baru di tengah masyarakat. Sungai yang biasanya berfungsi sebagai jalur air, untuk sementara berubah menjadi lokasi yang menarik perhatian warga dan menjadi wisata dadakan.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau berhati-hati saat berada di sekitar sungai. Kondisi dasar sungai, arus bawah tanah, maupun perubahan cuaca tetap perlu diperhatikan, terlebih jika sewaktu-waktu hujan turun dan debit air kembali meningkat.
Warga berharap musim kemarau segera berakhir sehingga kondisi Sungai Jane Barang dapat kembali normal dan sumber air di kawasan tersebut kembali terisi.
(Reina)
