ITiime.id .Yogyakarta – 2 Oktober 2026 .Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) memasuki periode kepemimpinan 2026–2031 melalui rangkaian serah terima jabatan. Momentum tersebut menjadi bagian dari proses kelembagaan sekaligus kesempatan untuk melanjutkan berbagai program di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pergantian kepemimpinan dalam sebuah institusi akademik merupakan bagian dari dinamika organisasi yang diharapkan dapat berlangsung secara baik, tertib, dan berkesinambungan. Semangat tersebut menjadi landasan bagi Fakultas Kehutanan UGM dalam melanjutkan peran serta kontribusinya di tengah berbagai tantangan kehutanan dan lingkungan hidup.
Fakultas Kehutanan UGM tidak hanya berperan dalam pengembangan pendidikan dan penelitian, tetapi juga terus mendorong kontribusi berbasis keilmuan dalam merespons berbagai isu strategis kehutanan dan lingkungan hidup.
Melalui kolaborasi antara pimpinan, sivitas akademika, mahasiswa, alumni, serta berbagai pemangku kepentingan, peran perguruan tinggi diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pengelolaan sumber daya hutan serta lingkungan yang berkelanjutan.
Estafet kepemimpinan periode 2026–2031 juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kesinambungan dalam menjalankan tugas akademik maupun pengabdian kepada masyarakat. Setiap kepemimpinan memiliki peran dalam melanjutkan fondasi yang telah dibangun sekaligus menghadirkan ruang bagi pengembangan ke depan.
Rangkaian kegiatan serah terima jabatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan pimpinan serta sivitas akademika Fakultas Kehutanan UGM.
Suasana tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut estafet kepemimpinan sekaligus melanjutkan perjalanan Fakultas Kehutanan UGM pada periode 2026–2031.
Dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab akademik, Fakultas Kehutanan UGM diharapkan terus berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemikiran berbasis keilmuan dalam menjawab berbagai tantangan kehutanan dan lingkungan hidup.
(Reina)
