iTime.id –Salatiga 12 Juli 2026 .Penyakit raja singa atau sifilis merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang masih menjadi perhatian serius di dunia kesehatan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum dan umumnya menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman, termasuk seks vaginal, anal, maupun oral.
Para tenaga kesehatan mengingatkan bahwa sifilis bukanlah penyakit yang boleh dianggap sepele. Meski dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat, seseorang tetap perlu menjalani kontrol kesehatan sesuai anjuran dokter serta menghindari perilaku yang berisiko agar tidak terinfeksi kembali.
Pada tahap awal, sifilis sering kali ditandai dengan munculnya luka kecil yang tidak terasa nyeri pada area kelamin, anus, atau mulut. Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat berkembang ke tahap berikutnya dengan gejala seperti ruam di kulit, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, hingga gangguan pada organ penting seperti jantung, otak, dan sistem saraf.
Dokter menjelaskan bahwa seseorang yang telah sembuh dari sifilis tetap dapat tertular kembali apabila melakukan hubungan seksual yang tidak aman dengan pasangan yang terinfeksi. Karena itu, kesembuhan bukan berarti seseorang memiliki kekebalan terhadap penyakit ini.
Langkah Pencegahan
Untuk menekan risiko penularan sifilis, masyarakat dianjurkan untuk:
- Setia pada satu pasangan yang telah diketahui status kesehatannya.
- Menghindari perilaku seksual berisiko, termasuk berganti-ganti pasangan.
- Menggunakan kondom secara konsisten saat berhubungan seksual, meski tidak memberikan perlindungan 100 persen.
- Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin apabila memiliki faktor risiko.
- Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala yang mencurigakan atau mengetahui pasangan terdiagnosis sifilis.
Selain itu, penderita yang sedang menjalani pengobatan sangat disarankan untuk mengikuti seluruh terapi hingga selesai dan memberi tahu pasangan seksual agar ikut menjalani pemeriksaan. Langkah ini penting untuk mencegah penularan berulang.
Edukasi Menjadi Kunci
Pakar kesehatan menegaskan bahwa edukasi mengenai infeksi menular seksual perlu terus ditingkatkan. Dengan pengetahuan yang benar, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi, menghindari perilaku berisiko, dan tidak ragu mencari pertolongan medis sejak dini.
Menjaga gaya hidup sehat, bertanggung jawab dalam hubungan seksual, serta rutin memeriksakan kesehatan merupakan langkah terbaik untuk melindungi diri sendiri maupun pasangan dari penyakit raja singa dan infeksi menular seksual lainnya.
(Reina)
