ITime.id.SOLO – 23 Juli 2026 .Polemik mengenai dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya proses hukum di pengadilan. Sejumlah alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dikabarkan meminta Jokowi ikut hadir sebagai saksi dalam persidangan guna memberikan keterangan secara langsung.
Menjelang sidang yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, Jokowi juga telah bertemu dengan sejumlah rekan satu angkatan di Fakultas Kehutanan UGM. Pertemuan tersebut disebut sebagai bagian dari koordinasi dan persiapan menghadapi proses persidangan, termasuk memastikan kesiapan para alumni yang akan memberikan kesaksian.
Di sisi lain, sejumlah pihak menilai kehadiran Jokowi sebagai saksi dapat membantu memperjelas berbagai pertanyaan yang masih menjadi perdebatan di ruang publik. Namun demikian, seluruh proses pembuktian tetap menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan alat bukti dan keterangan para saksi yang dihadirkan dalam persidangan.
Sebelumnya, UGM juga telah beberapa kali memberikan klarifikasi bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM. Pihak kampus menegaskan data akademik dan dokumen kelulusan yang dimiliki sesuai dengan arsip yang tersimpan di universitas.
Kasus ini telah menjadi perhatian publik sejak beberapa tahun terakhir dan terus bergulir melalui berbagai jalur hukum. Persidangan mendatang diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sehingga polemik mengenai keaslian ijazah Jokowi dapat diselesaikan sesuai mekanisme peradilan yang berlaku. Semua pihak diimbau menghormati proses hukum dan mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan yang berkekuatan hukum tetap.
(Reina)
