ITime.id .Salatiga – 24Juli 2026 Kondisi Mata Air Benoyo di Kota Salatiga dikabarkan mulai mengalami penurunan debit air. Fenomena ini menjadi perhatian warga dan berbagai elemen masyarakat karena mata air tersebut selama ini menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, masyarakat bersama komunitas seni menggelar pentas seni bertema pelestarian sumber mata air. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kawasan resapan air.
Berbagai pertunjukan seni tradisional, musik, tari, hingga pertunjukan budaya ditampilkan dalam acara tersebut. Melalui karya seni, para peserta mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut merawat pepohonan di sekitar kawasan mata air.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa Mata Air Benoyo memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air warga. Oleh karena itu, upaya pelestarian harus dilakukan bersama agar sumber air tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
“Air adalah sumber kehidupan. Jika kita tidak menjaga lingkungan mulai sekarang, debit mata air akan terus berkurang dan dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Selain pertunjukan seni, acara juga diisi dengan ajakan untuk melakukan penghijauan dan menjaga daerah resapan air. Warga berharap kegiatan seperti ini dapat rutin diselenggarakan sehingga kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat.
Pentas seni tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kelestarian mata air bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh warga.
Dengan adanya gerakan pelestarian melalui seni dan budaya, diharapkan Mata Air Benoyo tetap terjaga keberadaannya sebagai sumber kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat Salatiga dan sekitarnya.
(Reina)
