ITime.id .Salatiga –26 Juli 2026 .Gaya hidup tidak sehat masih menjadi perhatian para tenaga kesehatan. Di tengah kesibukan bekerja, sebagian orang masih memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, berganti-ganti pasangan, hingga melakukan hubungan intim yang tidak aman. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius yang berdampak pada kesehatan maupun produktivitas kerja.
Konsumsi alkohol secara berlebihan diketahui dapat mengganggu fungsi hati, jantung, otak, serta menurunkan konsentrasi saat bekerja. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga meningkatkan risiko kecelakaan kerja, gangguan mental, dan penyakit kronis lainnya.
Selain itu, perilaku berganti-ganti pasangan seksual tanpa menerapkan hubungan yang aman dapat meningkatkan risiko penularan infeksi menular seksual (IMS), seperti HIV, sifilis, gonore, klamidia, hingga hepatitis B. Banyak dari penyakit tersebut pada awalnya tidak menimbulkan gejala, sehingga penderitanya dapat menularkan infeksi tanpa disadari.
Para ahli kesehatan mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan menghindari konsumsi alkohol berlebihan, setia pada satu pasangan, serta mempraktikkan hubungan seksual yang aman dan bertanggung jawab. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko.
Menjaga kesehatan merupakan investasi jangka panjang. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, masyarakat tidak hanya dapat meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga menjaga produktivitas kerja, keharmonisan keluarga, dan mencegah penyebaran penyakit menular.
Kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat diharapkan terus meningkat melalui edukasi dan dukungan dari keluarga, lingkungan kerja, serta tenaga kesehatan. Langkah pencegahan sejak dini menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
(Reina)
