ITIME.ID –Salatiga 4Agustus 2026 .Minuman berwarna hijau kini semakin digemari masyarakat. Berbagai kafe hingga gerai minuman menawarkan aneka olahan berbahan dasar teh hijau, mulai dari latte, es krim, hingga dessert. Namun, masih banyak orang yang menganggap matcha dan green tea adalah produk yang sama.
Padahal, meski sama-sama berasal dari tanaman teh (Camellia sinensis), matcha dan green tea memiliki perbedaan mulai dari cara budidaya, proses pengolahan, rasa, hingga kandungan nutrisinya.
Berasal dari Tanaman yang Sama
Baik matcha maupun green tea berasal dari daun teh yang sama. Perbedaannya terletak pada proses penanaman dan pengolahannya.
Pada tanaman yang akan dijadikan matcha, kebun teh biasanya ditutup dari sinar matahari sekitar tiga hingga empat minggu sebelum panen. Cara ini meningkatkan produksi klorofil dan asam amino sehingga warna daun menjadi lebih hijau serta cita rasanya lebih lembut.
Sementara green tea ditanam dengan paparan sinar matahari normal. Setelah dipanen, daun segera dipanaskan untuk menghentikan proses oksidasi sebelum dikeringkan.
Proses Penyajian Berbeda
Perbedaan paling mencolok terlihat saat penyajian. Matcha dibuat dari daun teh yang digiling sangat halus menjadi bubuk. Saat diseduh, seluruh bubuk tersebut dikonsumsi sehingga tubuh memperoleh seluruh kandungan daun teh.
Sebaliknya, green tea disajikan dengan cara menyeduh daun teh menggunakan air panas. Setelah beberapa menit, daun dipisahkan dan hanya air seduhannya yang diminum.
Kandungan Nutrisi
Karena seluruh daun dikonsumsi, matcha umumnya mengandung antioksidan, terutama katekin, dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan green tea. Matcha juga memiliki kandungan kafein dan L-theanine yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan fokus sekaligus memberikan efek tenang.
Green tea tetap kaya akan antioksidan dan baik untuk kesehatan, namun kandungannya cenderung lebih rendah karena hanya sari daun yang diminum.
Perbedaan Rasa
Matcha memiliki rasa yang lebih pekat, gurih (umami), sedikit pahit, dan teksturnya lebih kental. Warna hijaunya pun lebih cerah.
Sementara green tea memiliki rasa yang lebih ringan, segar, dan aroma teh yang lembut sehingga banyak dipilih sebagai minuman sehari-hari.
Mana yang Lebih Sehat?
Ahli gizi menyebut keduanya sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi tanpa tambahan gula berlebihan. Kandungan antioksidan pada keduanya dapat membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas, mendukung kesehatan jantung, serta menjadi bagian dari pola hidup sehat.
Namun, karena kandungan kafein matcha lebih tinggi, konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan, terutama bagi ibu hamil, penderita gangguan lambung, atau mereka yang sensitif terhadap kafein.
Pilih Sesuai Kebutuhan
Jika menginginkan minuman dengan kandungan antioksidan lebih tinggi dan efek meningkatkan konsentrasi, matcha bisa menjadi pilihan. Namun, bila menginginkan minuman yang lebih ringan dan menyegarkan untuk dikonsumsi setiap hari, green tea tetap menjadi pilihan yang baik.
Meski tampak serupa, mengenali perbedaan matcha dan green tea dapat membantu masyarakat memilih minuman yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup sehat.
(Reina)
