ITime.id .BOGOR — 20 Seorang 2026 .Hujan deras akhirnya mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor setelah masyarakat menghadapi kekeringan selama kurang lebih tiga bulan. Hujan turun di wilayah Cibinong hingga kawasan Puncak dan disambut dengan rasa syukur oleh warga yang sebelumnya mengalami krisis air bersih.
Turunnya hujan tersebut terjadi setelah pemerintah daerah bersama ribuan warga menggelar doa bersama dan salat istisqa sebagai ikhtiar menghadapi kondisi kekeringan yang meluas.
Sebelumnya, kemarau panjang membuat sejumlah sumber air warga mengalami penurunan debit. Kondisi tersebut berdampak pada kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama untuk mendapatkan air bersih.
Ribuan warga kemudian berkumpul di alun-alun untuk melaksanakan salat istisqa dan memanjatkan doa agar hujan segera turun. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama menghadapi dampak kekeringan.
Tak lama setelah rangkaian ikhtiar tersebut, hujan deras mengguyur sejumlah kawasan Bogor. Warga pun menyambut turunnya hujan dengan penuh rasa syukur, terlebih hujan sangat dinantikan setelah berbulan-bulan mengalami kesulitan air.
Meski demikian, secara meteorologis turunnya hujan tidak dapat secara langsung dinyatakan sebagai akibat dari pelaksanaan salat istisqa. Salat istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan doa umat Islam untuk memohon turunnya hujan, sementara proses terbentuknya hujan dipengaruhi berbagai faktor atmosfer dan kondisi cuaca.
Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, hujan kali ini setidaknya menjadi kabar melegakan. Selain membantu mengurangi kebutuhan air bersih, hujan juga diharapkan dapat mengisi kembali sumber-sumber air yang selama ini mengalami kekeringan.
Warga berharap hujan turun secara cukup dan berkelanjutan sehingga kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Bogor dapat segera berakhir.
(Reina)
