Itime. Ketua Dewan Perwakilan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Kebumen, Sunardi, mendesak penyidik Polres Kebumen untuk segera memanggil pemilik atau pemborong yang bertanggung jawab atas perataan tanah di Desa Tanahsari menggunakan alat berat.
Sunardi meminta agar aparat penegak hukum (APH) kepolisian Polres Kebumen mengambil tindakan tegas jika oknum tersebut tidak memiliki izin penurunan alat berat dan menyelidiki sumber bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan.
“Saya meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti aduan terkait penggunaan alat berat di Desa Tanahsari. Jika ditemukan bukti pelanggaran, maka harus ditindak tegas agar menjadi pembelajaran bersama,” terang Sunardi, Kamis (01/01/2026).
Desakan ini muncul setelah adanya postingan di media sosial Facebook oleh akun “Karimah” yang memicu dugaan tuduhan terhadap seorang wartawati yang juga anggota PPWI DPC Kebumen. Bahwa wartawati tersebut dikabarkan telah meminta uang kepada pemborong, namun tuduhan tersebut sudah dibantah oleh UM sendiri.
“Saya berharap APH segera memanggil pemilik alat berat dan melakukan penyelidikan terkait izin operasional dan sumber BBM yang digunakan. Jika terbukti ada pelanggaran, maka harus ada tindakan tegas,” lanjutnya.
Lalu Sunardi menegaskan bahwa dirinya akan mengawal kasus ini sampai ada titik terang dan kepastian hukum yang berlaku di Indonesia.
“Saya akan mengawal kasus ini sampai ada kepastian hukum yang berlaku dan tidak akan membiarkan wartawan kami difitnah tanpa bukti,” tegas ketua PPWI DPC Kebumen.
Selain itu Sunardi juga meminta kepada penyidik Reskrim Polres Kebumen untuk mengusut kasus ini secara terang benderang dan tidak ada yang ditutup-tutupi.
“Kami meminta kepada penyidik Reskrim Polres Kebumen untuk mengusut kasus ini secara terang benderang dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Kami ingin tahu siapa saja oknum yang terlibat dalam kasus ini dan apa saja yang telah mereka lakukan,” tambahnya.
Sunardi juga menambahkan bahwa jika ada oknum yang terlibat dalam kasus ini yang memiliki hubungan dengan aparat penegak hukum atau pemerintah, maka harus diusut secara tuntas dan tidak ada yang diistimewakan.
“Jika ada oknum yang terlibat dalam kasus ini yang memiliki hubungan dengan aparat penegak hukum atau pemerintah, maka harus diusut secara tuntas dan tidak ada yang diistimewakan. Kami ingin keadilan ditegakkan secara adil dan merata,” harapnya.
Ketua PPWI DPC Kebumen berharap bahwa kasus ini dapat segera diselesaikan dan keadilan dapat ditegakkan.
“Saya berharap bahwa kasus ini dapat segera diselesaikan dan keadilan dapat ditegakkan. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” pungkasnya.
(Tim)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
