ITime.id .Bandung – 26 Juli 2026 .Wacana pemekaran wilayah di Provinsi Jawa Barat kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah daerah mengusulkan pembentukan 17 kabupaten dan kota baru sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Usulan pembentukan daerah otonomi baru tersebut dinilai menjadi solusi untuk mengatasi luasnya wilayah administrasi dan tingginya jumlah penduduk di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat. Dengan wilayah pemerintahan yang lebih efektif, pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, merata, dan tepat sasaran.
Selain meningkatkan efektivitas pemerintahan, pemekaran wilayah juga diproyeksikan mampu membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kehadiran pemerintahan daerah baru akan mendorong pembangunan infrastruktur, memperluas investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah daerah menilai pemerataan pembangunan merupakan salah satu tujuan utama dari wacana pemekaran tersebut. Selama ini masih terdapat sejumlah kawasan yang membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga akses transportasi agar mampu berkembang secara optimal.
Meski demikian, pembentukan daerah otonomi baru tetap harus melalui berbagai tahapan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pemerintah pusat akan melakukan kajian menyeluruh terkait aspek administratif, teknis, kewilayahan, kemampuan fiskal, potensi ekonomi, serta kesiapan sumber daya manusia sebelum mengambil keputusan.
Apabila terealisasi, pembentukan 17 kabupaten dan kota baru di Jawa Barat diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah di masa mendatang.
Wacana ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, sehingga pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat dan hasil pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh wilayah Jawa Barat.
(Reina)
