ITime.id Jakarta –27 Juli 2026 .Kesaksian penjual nasi uduk di kawasan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, mengungkap awal mula bentrokan maut yang terjadi pada Minggu (26/7). Menurut saksi di lokasi, peristiwa tersebut bermula ketika dua pengendara motor melintas sambil menggeber-geber kendaraannya di dekat lapak nasi uduk.
Suara bising dari knalpot motor membuat warga yang sedang berada di sekitar lokasi menegur kedua pengendara tersebut. Namun, teguran itu justru memicu adu mulut karena kedua pengendara tidak terima diperingatkan.
Situasi yang semula hanya berupa perselisihan kemudian memanas. Kedua pengendara disebut meninggalkan lokasi, tetapi tidak lama kemudian kembali bersama beberapa rekannya. Kedatangan mereka memicu bentrokan yang semakin meluas hingga menyebabkan sejumlah lapak UMKM mengalami kerusakan dan beberapa warga menjadi korban pemukulan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat menjelaskan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa keributan bukan dipicu persoalan pembayaran makanan, melainkan akibat aksi menggeber motor yang menimbulkan kebisingan di sekitar lapak nasi uduk. Perselisihan itu kemudian berkembang menjadi bentrokan antar kelompok.
Bentrokan yang meluas hingga kawasan Jalan Tambak tersebut berakhir tragis. Sejumlah orang mengalami luka-luka dan dievakuasi ke rumah sakit. Seorang korban berinisial K (23) dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan memburu seluruh pihak yang terlibat. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi serta menyerahkan penanganan perkara kepada pihak berwenang demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(Reina)
