ITime.id .SALATIGA – 28 Juli 2026 .Pemerintah Kota Salatiga kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja industri hasil tembakau dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
Sebanyak 393 buruh pabrik rokok PT Agric Amarga Jaya yang merupakan warga ber-KTP Kota Salatiga menerima bantuan tersebut. Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG, sebagai bagian dari program perlindungan sosial bagi pekerja sektor industri hasil tembakau.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Salatiga mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta dari DBHCHT untuk mendukung program perlindungan sosial tersebut. Setiap penerima memperoleh bantuan Rp600 ribu untuk alokasi dua bulan yang disalurkan secara bertahap melalui rekening Bank Jateng Cabang Salatiga.
Wali Kota Robby Hernawan mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi para pekerja sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Menurutnya, pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau harus benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya para buruh yang menjadi bagian penting dalam industri hasil tembakau.
Selain mendukung kesejahteraan pekerja, program ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan sektor perbankan dalam menciptakan iklim industri yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, pihak PT Agric Amarga Jaya menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Salatiga terhadap para pekerja. Perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 1.500 karyawan tersebut menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan tenaga kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui penyaluran BLT DBHCHT ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap kesejahteraan buruh pabrik rokok semakin meningkat dan manfaat dana cukai hasil tembakau benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berkontribusi dalam industri tersebut.
(Reina)
