ITime.id .Jakarta –2Agustus 2026 . Harga ikan asin di sejumlah daerah dilaporkan mengalami lonjakan tajam hingga mencapai Rp200.000 per kilogram. Kenaikan tersebut membuat harga beberapa jenis ikan asin kini melampaui bahkan setara dengan harga daging sapi di pasaran.
Kenaikan harga terutama terjadi pada jenis ikan asin yang memiliki permintaan tinggi namun pasokannya terbatas. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipengaruhi oleh berkurangnya hasil tangkapan nelayan akibat faktor cuaca, meningkatnya biaya produksi, serta tingginya biaya distribusi.
Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa harga ikan asin yang sebelumnya berkisar Rp150.000 per kilogram kini telah menyentuh angka Rp200.000 per kilogram. Kondisi tersebut membuat sebagian konsumen mengurangi jumlah pembelian atau beralih ke jenis ikan asin yang lebih murah.
Meski harganya melonjak, permintaan ikan asin masih tetap ada, terutama dari masyarakat yang menjadikan produk tersebut sebagai lauk sehari-hari maupun bahan pelengkap berbagai masakan tradisional. Namun, pedagang mengakui volume penjualan mulai menurun karena daya beli masyarakat ikut tertekan.
Pengamat menilai kenaikan harga ini merupakan dampak kombinasi antara pasokan yang menurun dan tingginya permintaan. Jika kondisi cuaca membaik dan hasil tangkapan nelayan kembali normal, harga ikan asin diperkirakan akan berangsur turun.
Masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dengan membandingkan harga di beberapa pasar serta memilih jenis ikan asin yang sesuai kebutuhan. Pemerintah juga diharapkan terus memantau stabilitas pasokan dan distribusi bahan pangan agar lonjakan harga tidak semakin membebani masyarakat.
(Reina)
