Itime.id .SOLO – 21 Juli 2026 .Pasar Raya Jawa Tengah 2026 resmi dibuka dan kembali menjadi ajang perayaan budaya, seni, serta pemberdayaan ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku UMKM dan seniman dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kegiatan ini digelar di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Surakarta, dan berlangsung mulai 20 hingga 31 Juli 2026.
Ribuan pengunjung diperkirakan memadati lokasi untuk menikmati beragam pertunjukan seni tradisional maupun modern, pameran kriya, seni rupa, kuliner khas daerah, hingga produk-produk unggulan UMKM dari kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. Acara ini menjadi ruang promosi sekaligus pelestarian budaya yang mampu mempertemukan pelaku seni, pengusaha kreatif, dan masyarakat dalam satu wadah.
Pasar Raya Jawa Tengah 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Ratusan pelaku UMKM memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas, mulai dari kerajinan tangan, batik, makanan tradisional, hingga produk kreatif lainnya.
Selain pameran UMKM, pengunjung juga disuguhkan berbagai pertunjukan tari tradisional, musik, teater, pameran seni rupa, hingga penampilan komunitas budaya yang mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Jawa Tengah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap Pasar Raya dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi kreatif. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk semakin mencintai produk lokal serta menjaga kelestarian seni dan budaya sebagai warisan bangsa.
Antusiasme masyarakat yang tinggi sejak hari pertama pembukaan menjadi bukti bahwa Pasar Raya Jawa Tengah telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan. Diharapkan penyelenggaraan tahun ini mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan perkembangan UMKM di Jawa Tengah.
(Reina)
