ITime.id .Jakarta –26 Juli 2026 Kabar gembira bagi para pecinta astronomi. Fenomena hujan meteor Perseid diperkirakan kembali menghiasi langit Indonesia sepanjang Agustus 2026 dan menjadi salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan tahun ini.
Berdasarkan informasi terbaru, hujan meteor Perseid aktif sejak 17 Juli hingga 24 Agustus 2026. Adapun puncak fenomena diperkirakan terjadi pada malam 12 Agustus hingga dini hari 13 Agustus 2026, saat jumlah meteor yang melintas mencapai titik tertinggi.
Di Indonesia, masyarakat berpeluang menyaksikan fenomena tersebut dengan mata telanjang, terutama jika cuaca cerah dan berada di lokasi yang minim polusi cahaya. Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor adalah mulai pukul 01.00 hingga menjelang fajar.
Hujan meteor Perseid berasal dari serpihan debu Komet 109P/Swift-Tuttle yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi sehingga terbakar dan menghasilkan kilatan cahaya yang dikenal sebagai meteor atau “bintang jatuh”.
Para pengamat disarankan memilih lokasi terbuka seperti pegunungan, pantai, atau pedesaan yang jauh dari lampu perkotaan. Penggunaan teleskop tidak diperlukan karena meteor lebih mudah diamati dengan mata telanjang yang telah beradaptasi dengan kondisi gelap.
Fenomena Perseid tahun 2026 diperkirakan menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan fase bulan baru, sehingga langit malam akan lebih gelap dan peluang melihat meteor semakin besar. Kondisi ini diharapkan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan langit malam.
Bagi masyarakat Indonesia, momen ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan salah satu hujan meteor paling spektakuler di dunia. Jangan lupa menandai kalender dan siapkan waktu pada 12–13 Agustus 2026 agar tidak melewatkan pertunjukan alam yang menakjubkan tersebut.
(Reina)
