Itime.id .Salatiga – 22juli 2026 .Pemanfaatan data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan riset yang berkualitas sekaligus memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial di masyarakat. Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., dalam pemaparannya mengenai pentingnya penguatan kajian data di lingkungan perguruan tinggi.
Menurut Prof. Intiyas Utami, pengolahan data tidak hanya sebatas kebutuhan akademik, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memahami berbagai strata sosial sebagai dasar penyusunan kebijakan maupun program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, hasil kajian data dapat dikembangkan menjadi jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadikan lingkungan sekitar sebagai living laboratory kampus. Dengan demikian, berbagai persoalan nyata di masyarakat dapat diteliti sekaligus dicarikan solusi melalui pendekatan ilmiah.
Selain itu, Prof. Intiyas juga menekankan pentingnya membangun kemitraan strategis antara Badan Pusat Statistik (BPS) RI dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui pengembangan Pojok Data dan AI. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan mengolah data, memperkuat keterampilan riset, serta menghasilkan inovasi berbasis data.
“Melalui data, kita dapat merancang berbagai program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Setiap keputusan yang diambil akan memiliki dasar yang kuat karena didukung oleh hasil analisis yang valid,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa riset yang dilakukan dosen harus mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang diakui, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.
Dalam momentum menuju 70 tahun UKSW, Prof. Intiyas berharap kampus mampu terus melahirkan karya-karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai isu strategis seperti penanganan stunting, pemberantasan buta huruf, hingga persoalan sosial lainnya dinilai dapat diselesaikan melalui riset yang berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mitra pemerintah dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Dengan memanfaatkan data secara optimal, kampus tidak hanya menghasilkan penelitian berkualitas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
(Reina)
