ITIME.ID – 28 Juli 2026 .Ubi yakon (Smallanthus sonchifolius) mulai dikenal masyarakat Indonesia sebagai salah satu tanaman umbi yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berasal dari kawasan Pegunungan Andes di Amerika Selatan, ubi yakon kini mulai dibudidayakan di berbagai daerah karena memiliki nilai gizi tinggi sekaligus peluang ekonomi yang menjanjikan.
Salah satu keunggulan ubi yakon adalah kandungan fruktooligosakarida (FOS), yaitu serat alami yang berfungsi sebagai prebiotik. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dengan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.
Ubi yakon juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah sehingga sering menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menjaga kadar gula darah. Selain itu, kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral di dalamnya berperan membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan jantung, serta membantu mengontrol kadar kolesterol.
Tak hanya itu, ubi yakon mengandung serat yang cukup tinggi sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini menjadikannya salah satu pilihan makanan yang dapat mendukung pola makan sehat dan membantu menjaga berat badan bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup seimbang.
Di balik manfaat kesehatannya, ubi yakon juga menawarkan prospek ekonomi yang menarik. Permintaan terhadap ubi yakon segar maupun produk olahannya, seperti teh daun yakon, sirup, keripik, hingga tepung yakon, terus meningkat seiring bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat.
Bagi petani, budidaya ubi yakon dapat menjadi alternatif usaha pertanian bernilai tambah karena harga jualnya relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis umbi lainnya. Tanaman ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan di sektor pertanian dan agribisnis.
Dengan manfaat kesehatan yang beragam serta peluang usaha yang terus berkembang, ubi yakon dinilai memiliki prospek cerah sebagai tanaman pangan fungsional yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.
(Reina)
