ITime.id .Salatiga –2 Agustus 2026 . Di tengah kehidupan yang serba cepat dan derasnya arus media sosial, banyak orang menjadi lebih mudah tersinggung atau terbawa perasaan (baper). Padahal, terlalu sering memikirkan komentar negatif maupun masalah sepele dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik.
Pakar kesehatan menyebutkan bahwa kemampuan bersikap cuek terhadap hal-hal yang tidak penting bukan berarti tidak peduli, melainkan mampu memilah mana yang layak dipikirkan dan mana yang sebaiknya dilepaskan. Sikap ini dapat membantu seseorang mengurangi stres, kecemasan, hingga risiko depresi.
Beberapa cara yang dapat diterapkan agar tidak mudah baper antara lain tidak terlalu memikirkan penilaian orang lain, fokus pada pengembangan diri, membatasi penggunaan media sosial jika mulai memicu emosi, serta melatih rasa syukur setiap hari.
Selain itu, menjaga pola hidup sehat juga berperan penting dalam mengendalikan emosi. Tidur yang cukup selama 7–9 jam, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta meluangkan waktu untuk melakukan hobi dapat membantu meningkatkan suasana hati dan menjaga kesehatan mental.
Berlatih mengendalikan pikiran melalui meditasi, latihan pernapasan, atau sekadar berjalan santai di alam terbuka juga terbukti membantu menenangkan pikiran. Jika menghadapi masalah yang berat, tidak ada salahnya berbagi cerita dengan keluarga, sahabat, atau tenaga profesional.
Dengan membiasakan diri untuk lebih tenang dan tidak mudah terbawa emosi, seseorang dapat menjalani hidup dengan lebih bahagia, produktif, dan memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik. Menjadi cuek terhadap hal-hal negatif bukan berarti mengabaikan masalah, tetapi merupakan cara bijak untuk menjaga ketenangan hati dan kesehatan mental.
(Reina)
