ITime.id .Nusantara – 3Agustus 2026 .Perayaan hari jadi Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun ini berlangsung dengan cara yang berbeda. Tidak ada prosesi tiup lilin atau pesta seremonial yang mewah. Sebaliknya, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengajak masyarakat merayakan momen tersebut dengan menanam pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan.
Menurut Basuki, semangat pembangunan IKN tidak hanya diukur dari berdirinya gedung-gedung megah atau infrastruktur modern, tetapi juga dari komitmen menjaga kelestarian alam. Karena itu, momentum ulang tahun IKN dijadikan ajang untuk memperkuat budaya penghijauan melalui gerakan menanam pohon.
“Perayaan terbaik bukan sekadar meniup lilin, tetapi meninggalkan warisan hijau yang bisa dinikmati generasi mendatang,” ujar Basuki dalam kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat dan berbagai elemen di kawasan IKN.
Gerakan tersebut diikuti oleh warga, pelajar, komunitas lingkungan, serta sejumlah instansi yang turut menanam berbagai jenis pohon lokal. Selain mempercantik kawasan, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memperkuat fungsi hutan kota di IKN.
Basuki menegaskan bahwa konsep IKN sebagai kota hutan (forest city) harus diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh masyarakat. Penanaman pohon menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Melalui perayaan sederhana namun bermakna tersebut, Otorita IKN ingin menanamkan pesan bahwa setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi kehidupan di masa depan. Semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan juga diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh seiring perkembangan IKN sebagai ibu kota baru Indonesia.
Perayaan ulang tahun IKN kali ini pun menjadi contoh bahwa sebuah momen penting tidak harus dirayakan dengan kemeriahan, melainkan dapat diisi dengan kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi alam, masyarakat, dan generasi yang akan datang.
(Reina)
