ITIME.ID – 3Agustus 2026 .Fenomena Gerhana Matahari Total akan kembali menghiasi langit pada 12 Agustus 2026. Peristiwa astronomi langka ini diperkirakan menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para pengamat langit karena jalur totalitasnya melintasi beberapa negara di belahan bumi utara.
Berdasarkan informasi dari NASA, wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total secara penuh meliputi:
- Greenland bagian timur
- Islandia
- Spanyol (sebagian besar wilayah utara)
- Sebagian kecil Portugal
- Rusia bagian utara
Sementara itu, gerhana dalam bentuk sebagian dapat diamati di sejumlah wilayah lain, antara lain:
- Sebagian besar negara di Eropa
- Kanada
- Sebagian Amerika Serikat, terutama wilayah utara
- Afrika bagian barat laut
- Kawasan Atlantik dan Arktik.
Sayangnya, Indonesia tidak termasuk wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total maupun Gerhana Matahari Sebagian pada 12 Agustus 2026. Posisi geografis Indonesia berada di luar jalur bayangan Bulan sehingga fenomena tersebut tidak akan terlihat dari Tanah Air.
Meski demikian, masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti momen langka ini melalui siaran langsung yang disediakan berbagai lembaga astronomi internasional dan observatorium di negara-negara yang dilintasi jalur gerhana.
Fenomena Gerhana Matahari Total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi, sehingga cahaya Matahari tertutup sepenuhnya selama beberapa menit. Peristiwa ini hanya dapat disaksikan dari wilayah yang berada tepat di jalur bayangan inti Bulan (umbra), sehingga tidak semua negara berkesempatan melihatnya secara langsung.
(Reina)
