ITime.id .Salatiga –4Agustus 2026 . Upaya melestarikan budaya bangsa terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya dengan menggelar workshop wayang yang melibatkan anak-anak sebagai peserta utama. Kegiatan ini bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap seni budaya Indonesia sejak usia dini sekaligus memperkenalkan warisan budaya yang telah diakui dunia.
Dalam workshop tersebut, para peserta tidak hanya dikenalkan pada berbagai jenis wayang, tetapi juga mempelajari sejarah, filosofi, serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam setiap tokoh pewayangan. Dengan penyampaian yang menarik dan interaktif, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi.
Instruktur workshop menjelaskan bahwa wayang bukan sekadar hiburan, melainkan media pembelajaran yang mengajarkan nilai kejujuran, keberanian, tanggung jawab, gotong royong, hingga sikap menghormati orang tua. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan untuk membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern.
Selain mendapatkan materi, peserta juga diberi kesempatan mencoba memainkan wayang secara langsung. Mereka belajar menggerakkan tokoh wayang, mengenal dialog sederhana, hingga memahami proses pertunjukan yang selama ini hanya mereka lihat dari kejauhan. Pengalaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan membuat anak-anak semakin mengenal budaya tradisional Indonesia.
Para orang tua menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, workshop semacam ini menjadi alternatif kegiatan positif yang mampu mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai sekaligus memperluas wawasan tentang kekayaan budaya Nusantara.
Penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin di berbagai sekolah, sanggar seni, maupun ruang publik agar semakin banyak generasi muda yang mengenal dan mencintai seni wayang. Dengan demikian, warisan budaya Indonesia dapat terus lestari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Melalui workshop wayang, diharapkan tumbuh rasa bangga terhadap budaya bangsa serta semangat untuk menjaga dan melestarikan seni tradisional sebagai bagian dari identitas Indonesia di tengah arus globalisasi.
(Reina)
