ITime.id .Kabupaten Semarang – 27 Juli 2026 .Suasana berbeda terlihat dalam sebuah pagelaran seni budaya di Kabupaten Semarang ketika jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tampil langsung di atas panggung membawakan pertunjukan ketoprak. Aksi para pejabat ini menjadi perhatian masyarakat karena dinilai sebagai cara kreatif dan unik untuk mengajak masyarakat mencintai budaya Jawa.
Dengan mengenakan busana adat Jawa lengkap, para anggota Forkopimda memerankan berbagai tokoh dalam lakon ketoprak. Dialog yang disampaikan menggunakan bahasa Jawa dipadukan dengan humor segar dan pesan moral, sehingga mampu menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada para penonton.
Pagelaran tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi. Ketoprak sebagai salah satu seni pertunjukan tradisional Jawa dinilai memiliki nilai sejarah, kebersamaan, dan pendidikan karakter yang penting untuk diwariskan kepada generasi muda.
Melalui keterlibatan langsung para pimpinan daerah, masyarakat diajak untuk melihat bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab seniman, melainkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah.
Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang pertunjukan. Banyak penonton mengapresiasi penampilan para pejabat yang mampu membawakan karakter dengan penuh semangat dan menghidupkan suasana panggung. Momen ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan seni budaya.
Pemerintah Kabupaten Semarang berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala sebagai upaya mengenalkan kembali kesenian tradisional kepada generasi muda. Dengan demikian, ketoprak dan berbagai warisan budaya Jawa tetap lestari serta mampu bertahan di tengah perkembangan zaman.
(Reina)
